Kabar baik bagi para orang tua dan keluarga di Indonesia! Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) melalui Direktorat Pengembangan Ekosistem Digital bersama Indonesia Game Rating System (IGRS) kembali menggelar GimTalks DARA 2026. Kali ini, kegiatan berlangsung di Block71 Bandung pada 21 Juni 2026 dengan tema “Main Gim Tetap Aman, Keluarga Jadi Nyaman.”
Melalui kegiatan ini, Kemkomdigi mengajak orang tua memahami cara mendampingi anak bermain gim secara sehat, aman, dan bertanggung jawab. Selain itu, roadshow ini bertujuan meningkatkan literasi digital keluarga sekaligus memperkuat ekosistem digital yang ramah anak.
GimTalks DARA Dorong Literasi Digital Keluarga

Kemkomdigi menghadirkan GimTalks DARA sebagai ruang diskusi bagi keluarga. Program ini membantu orang tua memahami manfaat sekaligus tantangan dalam dunia gim.
Di sisi lain, gim tidak hanya berfungsi sebagai hiburan. Gim juga dapat menjadi media belajar, mengembangkan kreativitas, dan melatih berbagai keterampilan jika orang tua memberikan pendampingan yang tepat.
Direktur Pengembangan Ekosistem Digital, Dr. Sonny Hendra Sudaryana, S.T., M.MT., menjelaskan bahwa penggunaan gim tanpa pengawasan tetap memiliki risiko. Oleh karena itu, Kemkomdigi terus mengajak masyarakat memanfaatkan teknologi digital secara lebih bijak melalui edukasi dan kolaborasi.
Program DARA dan IGRS Dukung Penggunaan Gim yang Sehat

Selain menghadirkan sesi edukasi, Kemkomdigi memperkenalkan Program Digital Addiction Response Assistance (DARA). Program ini membantu keluarga mencegah adiksi gim sejak dini.
Program DARA menyediakan edukasi, asesmen awal, konsultasi, dan pendampingan profesional. Sementara itu, Indonesia Game Rating System (IGRS) membantu orang tua memilih gim sesuai usia anak. Dengan begitu, anak dapat menikmati pengalaman bermain yang lebih aman.
Melalui kedua program tersebut, Kemkomdigi mendorong keluarga agar lebih aktif mendampingi anak saat bermain gim.
Hadirkan Narasumber dari Berbagai Bidang

GimTalks DARA Bandung menghadirkan narasumber dari berbagai sektor. Mereka membagikan wawasan mengenai pengasuhan digital dari sudut pandang yang berbeda.
Perwakilan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), Kementerian Kesehatan, Agate International, dan psikolog dari Rangkul Bandung membahas perlindungan anak di ruang digital. Selain itu, mereka juga mengulas kesehatan mental serta pentingnya kolaborasi antara keluarga, pemerintah, dan industri gim.
Karena itu, peserta memperoleh berbagai wawasan yang dapat langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Anak-anak Ikut Belajar Melalui Aktivitas Interaktif

Sementara orang tua mengikuti talkshow, anak-anak menikmati berbagai permainan interaktif bersama Tim Rangkul KeluargaKita.
Berbagai aktivitas tersebut mendorong anak untuk berinteraksi dengan teman sebaya. Selain itu, kegiatan ini juga mengajak mereka tetap aktif bergerak sambil belajar melalui permainan.
Di sisi lain, ParagonCorp turut mendukung penyelenggaraan acara ini sebagai bentuk komitmen terhadap tumbuh kembang anak Indonesia.
Bangun Ekosistem Digital yang Aman bagi Keluarga

Melalui GimTalks DARA 2026, Kemkomdigi mengajak lebih banyak keluarga memahami pentingnya pengasuhan digital.
Selain meningkatkan literasi digital, kegiatan ini mendorong orang tua agar aktif mendampingi anak saat bermain gim. Kemkomdigi juga mengajak keluarga memanfaatkan IGRS sebagai panduan memilih gim sesuai usia anak.
Dengan kolaborasi antara pemerintah, industri, tenaga kesehatan, psikolog, komunitas, dan keluarga, Indonesia dapat membangun ekosistem digital yang lebih aman, inklusif, dan ramah anak.
