Gamedev Bandung (GDB) resmi membuka gelaran Global Game Jam (GGJ) Bandung 2026 pada 30 Januari hingga 1 Februari 2026. Sebagai titik penyelenggaraan (site) terbesar di Indonesia pada 2025, GDB memposisikan ajang ini sebagai mercusuar bagi kreator akar rumput untuk memperkuat status Bandung sebagai hub pengembang game terbanyak kedua di tanah air (data AGI & Komdigi).
Tahun ini, GGJ Bandung menghadirkan kolaborasi lintas medium antara game digital dan tabletop. Didukung teknologi dari Acer Predator dan Intel selaku sponsor utama, ajang ini mengintegrasikan metodologi desain analog dan digital untuk melahirkan karya inovatif. Langkah ini turut disokong penuh oleh Pemerintah Kota Bandung (Patrakomala Coffee Club), Pemprov Jawa Barat (Smiling West Java), serta Kementerian Ekonomi Kreatif.

“Kami menciptakan standar baru dengan menyatukan ekosistem digital, komunitas tabletop, dan akademisi. Dukungan teknologi Acer Predator dan Intel memungkinkan kreator mengeksplorasi desain game yang lebih multidimensi,” ujar Mikhael Martin, Ketua Gamedev Bandung.
Lokasi & Pendukung Ekosistem GGJ Bandung 2026 hadir serentak di dua lokasi hasil kolaborasi dengan Agate, Agate Academy, Pustekhan ITB, dan Intelligent Nexus Alliance:
- Site Utama: Gedung Agate (Level Up Building), Summarecon Bandung.
- Site Kedua: Science Techno Park (STP) ITB, Bandung.
Acara ini turut diperkuat oleh Yellow Hearts, Nuon Digital, Mie Sedaap, Oronamin C, dan AGI, serta berbagai mitra komunitas seperti APIBGI, Bahagia Boardgame Club, Warga Hobbies, Gemo Game UIN, Game Pas Unpas, GIM ITB dan Indonesian Women In Games.
Pendaftaran terbuka gratis bagi profesional maupun pemula melalui linktr.ee/GGJBandung2026. “Kami mengundang talenta kreatif untuk membuktikan kualitas pengembang lokal di panggung global,” tutup Mikhael.
Tentang Gamedev Bandung (GDB): Gamedev Bandung adalah komunitas pengembang game yang berfokus pada pemberdayaan talenta lokal dan penguatan ekosistem industri game di Bandung melalui kolaborasi lintas disiplin.
